Friday, February 11, 2011

About passion and interest

"I'd rather do nothing but happy than do something that I don't like." - Jack Fuller (What Happens In Vegas movie)

Itu yang dikatakan Jack Fuller (Ashton Kutcher) kepada istrinya Joy McNally (Cameron Diaz) di film What Happens In Vegas. They had accidental marriage when they were in Vegas. Joy, seorang broker, ceria, selalu berusaha bikin orang-orang disekitarnya senang, yang weekdays nya diisi dengan kerja dari pagi sampai sore, heran dengan Jack yang hidupnya santai banget. Jack, anak seorang pengusaha perabot, dinilai Joy sebagai seoarang pemalas. Malas kerja, mentang-mentang kerja di perusahaan Ayahnya sendiri, malas mengembangkan diri padahal dia punya bakat untuk lebih sukses dari Ayahnya, dan takut akan tantangan. Tiap kali ditantangin dia selalu punya alasan untuk menghindar, apapun. Prinsip hidup Jack emang oke sih, tapi kalo dia malah jadinya ga ngapa-ngapain kan ga oke juga hehehe... Sebaliknya, prinsip itu akhirnya berhasil mengubah Joy. Sadar kalo selama ini dia TERLALU baik dan kurang mikirin diri sendiri, dia jadi merenung dan pelan-pelan mulai merubah mindset nya. Dia juga menolak naik jabatan di kantor karena sebenarnya dia nggak pengen itu.

Waktu nonton film ini kemaren, pas Jack ngomong kayak gitu, aku langsung pause filmnya, seperti tersihir hehehe... Well, aku setuju sama Jack, dan aku sebenarnya penganut prinsip itu. Tapi kadang hidup maksa kita untuk melakukan hal yang ga kita suka, dengan berbagai macam alasan. Paling sering sih alasan yang aku denger itu 'demi menyenangkan orang lain' terutama keluarga. Ada orang kayak Jack Fuller, ada juga yang kayak Joy McNally. Hmm...aku ada diantara mereka. Aku penganut prinsipnya Jack, tapi ga mutlak juga, ada waktu tertentu dimana aku mau berkorban demi orang lain, dan kadang berani menghadapi tantangan (tergantung tantangannya apa :p) kayak Joy. Tapi jujur, aku kagum sama orang-orang kayak Joy. Aku punya beberapa teman kayang mirip Joy. Mereka bersemangat, mau banget dimintai tolong, selalu berusaha nyenengin orang lain, dan itu bikin aku iriiiiiii banget. Aku suka nyenengin orang lain, tapi kalo lagi bad mood aku bisa jadi orang yang super duper egois dan ga ikhlas hehe.. Dan entah gimana caranya aku selalu ngeliat orang-orang kayak Joy always do everything perfectly.

Selama ini aku seringnya ngelakuin sesuatu yang aku ga tau suka atau nggak. Aku cuma menjalaninya aja, kayak sekolah, kuliah, bergaul dengan macem-macem orang. Sangat sedikit aku melakukan hal-hal dimana aku memang senang menjalaninya. Contoh pertama, waktu les inggris di Briton. Selama sekolah, aku cuma les inggris di Briton, ga pernah pindah-pindah. Itu pun mulai lesnya telat. Kalo biasanya anak sekolah mulai leas dari SD, aku mulai les pas udah SMA kelas 1. Tapi aku enjoy banget les disana. Everythings at Briton was cheering me up. Aku ga pernah males les, walopun capek pulang sekolah. Trus yang kedua apa ya, nah tiap kali masuk toko buku atau perpustakaan. Aku senang dengan pemandangan buku dimana-mana hehehe... Dan makin seneng lagi pas diterima jadi per timer di perpustakaan kampus waktu masih kuliah. Dan, yang terakhir sih (thank God i realized it), jogging. Baru benar-benar menikmati yang lamanya lari. Sekarang aku rutin jogging minimal 2x seminggu pas weekend hehehehe... Still trying to find the rest of interest, just keep digging and searching :))

No comments:

Post a Comment