Kulitku kondisinya agak memprihatinkan akhir-akhir ini, khususnya yang kena sinar matahari. Urusan per-tenis-an memang menyenangkan, tapi kulitku gosong jadinya. Resiko sih, tapi awalnya aku agak meremehkan masalah sinar matahari ini sebenarnya. Aku pikir, matahari jam 10 pagi -12 siang (jam latihan tenisku jam 8-12) nggak seganas setelah jam 12 siang, jadi aku latihan tenis tanpa pake sunblock dulu. Ternyata, ya ampuun. Awal-awal aku nyantai aja. Beberapa kali latihan, kulitku kok perih. Mama juga jadi senewen ngeliat anak gadisnya makan hari makin legam hahaha...Mama sebenarnya menyarankan pakai topi. Tapi aku nggak suka model topi tenis yang lebar itu, looks silly. Dan setelah aku bercermin dengan seksama, benar-benar parah, apalagi bagian wajah. Kelimpungan lah aku nyari sunblock. Tapi aku nggak tau gimana milih sunblock. Setelah browse kilat ke beberapa sumber, I got some tips. Here they are:
1. Pilihlah sunblock yang mencantumkan PABA free (zat yang bisa mencoklatkan kulit)
PABA dapat membuat kulit iritasi dan sensitif terhadap sinar matahari.
2. Gunakan sunblock dengan SPF 30 atau lebih.
Sunblock dengan SPF 30 atau lebih memberi perlindungan kulit dari sinar matahari selama 300 menit.
3. Pastikan untuk mengulangi penggunaan sunblock setelah waktu efektif nya habis.
Apalagi kalau beraktivitas di air, sunblock bisa luntur. Jadi harus dioles ulang ke tubuh.
4. Hindari penggunaan sunblock yang mengandung Oxybenzone.
Oxybenzone adalah zat racun yang dikandung oleh penahan sinar matahari yang menjadi penyebab kanker kulit. Lebih baik gunakan sunblock yang mengandung Zinc Oxide atau Titanium Oxide.
5. Belilah sunblock yang baru setiap tahun.
Hampir semua sunblock akan mulai kehilangan daya pelindungnya setelah 12 bulan karena zat kandungannya mulai memudar setelah masa tersebut.
sumber: Hmedicine.com
No comments:
Post a Comment