Sadar nggak sih kalo industri hiburan Korea semakin berkembang? Baik musik maupun film atau serial televisi. Kalo di bidang musik ada beberapa nama yang aku tau. Kebanyakan yang yang ngetop saat ini dalam format boyband dan girlband, kayak Super Junior, Girls' Generation, Wonder Girls, SHINEE, 2AM, f(x), BEAST, KARA, T-ARA, dan masih banyak lagi. Tampang cute, bisa nyanyi dan nge-dance, itu modal utamanya. Biasanya mereka adalah kelompok yang memang sengaja dibentuk oleh sebuah manajemen artis, melalui proses kasting. Jadi bukan grup yang memang sudah terbentuk lalu menawarkan demo. Mungkin itu kali ya yang bikin mereka ngetop banget. Mereka dibentuk oleh orang-orang yang memang pintar melihat peluang, apa yang kira-kira akan disukai masyarakat dan memiliki nilai jual.
Well, aku bukan tipe penggila hal- hal berbau Korea sih, seenggaknya nggak kayak beberapa temanku yang bener-bener korean-freak. Semua artis korea kayaknya mereka tau, update musik dan film/serial Korea nggak pernah ketinggalan, selalu langganan majalah dan tabloid yang isinya tentang artis-artis Korea, sampe ikut kursus bahasa Korea segala! Hahaha... Aku nggak se-freak itu. Yah aku menikmati musiknya, aku suka dengar beberapa, nonton DVD Korea juga kalo banyak yang bilang bagus baru aku tonton. Jangan harap aku hapal nama artis-artis Korea kayak teman-temanku itu. Susah banget yak ngapalin nama mereka! :p
Tapi popularitas pelaku hiburan Korea emang meningkat. Usaha mereka buat go internasional nggak sia-sia. Liat aja kiprah musisi Korea. Contoh ya, di Indonesia aja sekarang ada event tahunan KIMCHI (Korean Idols Music Concert Hosted in Indonesia). Whoa, bahkan mereka pun punya event tahunan di luar Korea. Tahun ini sudah digelar bulan Juni lalu, dengan salah satu artisnya super grup Super Junior. Dan penyelenggaraan KIMCHI ini selalu sukses besar, tiket
sold out.
Atau beberapa waktu lalu juga SM Entertainment, salah satu manajemen artis di Korea sukses menggelar konser di Paris, Prancis sebagai rangkaian dari SMTown World Tour 2011 dengan memboyong beberapa artisnya (Super Junior, Girls' Generation, f(x), dll). Penontonnya bukan cuma warga Korea yang tinggal di Prancis lho. Bule-bule Eropa juga nggak kalah banyaknya. Mereka bawa spanduk-spanduk, beberapa malah ditulis pake aksara Korea.
Beberapa waktu lalu aku nonton TV, beberapa artis dan pengamat musik ditanya apa kendala utama artis susah go internasional. Mereka rata-rata bilang karena masalah bahasa. Bahasa Indonesia itu banyak yang nggak tau. Nggak kayak bahasa Inggris, Perancis, atau Mandarin. Jadi kalo mau dikenal diluar ya sebaiknya pakai lagu berbahasa Inggris. Tapi liat deh artis-artis Korea ini. Mereka bisa sukses kok di luar Korea dengan menggunakan bahasa Korea. Malah sekarang jadi banyak yang pengen belajar bahasa Korea.
Soal film atau serial, nah ini juga nggak ketinggalan, khususnya serial ya yang popularitasnya di Indonesia dibantu dengan tayangnya serial Korea secara kontinyu di TV. Beberapa favoritku:
Full House

Ini adalah salah satu tontonan favoritku sepanjang masa. Tentang seorang aktor yang menjalani kawin kontrak dengan seorang penulis novel, plus bumbu-bumbu dengan adanya orang ketiga dan keempat. Ceritanya simpel, lucu, dan konyol, walaupun ada sedihnya juga sih dikit. Masing-masing peran dimainkan dengan baik oleh para pemerannya. Liat aja Song Hye Kyo, yang sebelumnya selalu nangis di serial Endless Love atau jadi orang serius di Hotelier, bisa jadi Han Ji Eun yang konyol di serial Full House. Serial ini
recommended banget deh!
Princess Hours
Tentang gadis konyol yang nikah sama pangeran. Korea sebenarnya bukan negara kerajaan, tapi di serial ini ceritanya Korea adalah negara kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja. Nah, berhubung sang calon raja selanjutnya sakit, jadi pangeran naik tahta lebih cepat menggantikan ayahnya. Sialnya lagi, ia harus punya pendamping. Berhubung si pacar pangeran nggak mau nikah cepet dan hidup terkukung di istana, dipilihkan lah jodoh untuk pangeran.
Boys Over Flower

Korea menjadi yang ketiga membuat adaptasi komik Hana Yori Dango ini. Tapi menurutku versi Korea yang terbaik. Yang jadi F4 cakep semua, kostumnya keren-keren, pemilihan lokasinya oke, soundtrack nya juga bagus-bagus. Dibanding Hana Yori Dango versi Jepang atau Meteor Garden versi Taiwan, buatku Boys Over Flower versi Korea ini juaranya.
Buatku serial Korea selalu menarik buat ditonton, bahkan ketika aku nggak terlalu tertarik sama ceritanya. Yang paling aku seneng sih kostumnya,
always catchy. Entah karena kostumnya emang keren atau karena yang make cakep-cakep hehehe... tapi selalu terlihat bagus dan dipikirkan secara matang, begitu jga soal rambut. Aku suka banget sama gaya Han Ji Eun di Full House, Shin Chae Kyung di Princess Hours, atau Kim Na Na dan Choi Da Hye di serial City Hunter. Baju-baju yang mereka pakai lucu-lucu, belum lagi rambutnya yang selalu oke.
Overall, invasi Korea seperti ini sukses mengangkat pamor negara Korea di mata dunia. Mereka bisa eksis tanpa harus melepaskan kultur asli mereka. Melalui lagu dan serial drama, mereka sukses memperkenalkan Korea dengan segala macam budayanya. Coba deh nonton film atau serial Korea. Se-modern apapun gaya hidup yang ditampilkan dicerita, tradisi dan kultur asli Korea selalu ada. Contohnya saja ketika memberi salam, adab ketika makan, dsb. Jujur aja, aku sekarang jadi pengen banget nyobain kimchi hehehe....