Hari ini tes (lagi). Dan ga lolos (lagi!).
The test took almost all day long, dari pagi sampe sore. Dari iklan sih meyakinkan, walopun agak 'terselubung'. Dan pas aku dateng ke kantornya, jeng jeeeeeng.... aku tau ni perusahaan, perusahaan pialang. Ehmm...tanpa bermaksud mendiskritkan perusahaan pialang, sekuritas, dan para karyawannya, aku emang agak waspada sama perusahaan jenis ini. Bukannya apa-apa, biasanya mereka nyari pialang atau financial consultant, dan aku (sampai saat ini) ga berminat untuk bekerja dengan jabatan itu. Aku ngerasa ga berbakat, walopun belum pernah nyoba, dan sekali lagi, belum berminat untuk mencoba.
Aku ngelamar di bagian administrasi, di iklan sih katanya butuh 10 orang. Dan tadi tu pelamar bagian administrasi yang dateng cuma 2 orang. 95% peserta tes tadi ngelamar buat humas dan promosi. Jujur aja, aku sempat ge-er bakal keterima, soalnya dari 10 lowongan admin yang (setauku) dibuka, yang dateng cuma 2 orang. Tapi ternyata yang diterima cuma 1 orang, dan itu bukan aku. Dan di bagian lain pun begitu. Lowongan humas yang katanya buat 20 orang, cuma 1 yang diterima. Tes nya ga susah kok, malah kita contek-contekan, ga ada yang mengawasi juga. Jadi intinya, dari sekitar 50 lebih yang tes hari itu, yang lolos (atau mungkin diterima) cuma 4 orang, dari masing-masing bagian. Yang ga lolos, ditawari kerjaan di bagian promosi a.k.a pialang, dan ga ada yang mau. Jadi kita semua pulang. Kita jadi kompak gara-gara nunggu kelamaan, makan bareng, gosip ini itu padahal baru kenal, sama-sama ga mau kalo ditawari jadi pialang.
Aku sih bukan mempermasalahkan ga lolosnya. Yah walopun udah sering ditolak/ga lolos tes sampe rasanya bebal, aku ga munafik rasa kecewa itu pasti ada, sekecil apapun. Yang bikin aku kecewa sama perusahaan tersebut adalah di iklan bilangnya butuh 2-25 orang untuk masing-masing bagian, dan yang diterima cuma 1 orang dari masing-masing bagian, rada gondok gimanaaaa gitu. Temen-temen yang lain juga ngerasa gitu. Keliatan kalo si perusahaan mencari pialang sebanyak-banyaknya. Well, sama sekali ga salah sih, mengingat itu adalah ujung tombak perusahaan, dan ga salah juga kalo mereka mengajukan penawaran jadi pialang kepada kami-kami yang ga lolos ini. Tapi kenapa dari awal di iklan ga bilang nyari pialang aja? Kenapa bilang butuh admin 10 orang kalo ternyata yang dibutuhkan cuma 1 orang dan yang lainnya diharapkan mau jadi pialang? Gitu juga sama bagian lainnya, kecuali promosi.
Tapi aku juga ngerasa bersalah banget sama HRD managernya. Aku (dan beberapa temen lainnya) seolah-olah bikin aksi walk-out disaat si manager belum menyelesaikan sesi penawaran mau-ga-jadi-pialang nya. Aku sempat ngerasa ga enak, walopun tetep melakukan 'walk-out' itu, mengikuti yang lainnya. Tolol memang, salah banget. I'm a loser, yes :((
I wish I could say sorry to him...
No comments:
Post a Comment